Ketum FORSIMEMA Apresiasi Janji Presiden Prabowo bangun 8.900 Rumdis Hakim seluruh Indonesia

DKI JAKARTA41 Dilihat
banner 468x60

Jakarta | Expose Online.co.id

Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia (FORSIMEMA-RI), Syamsul Bahri sangat memberikan Apresiasi terhadap komitmen besar Presiden Prabowo Subianto yang berencana membangun 8.900 Rumah Dinas (Rumdis) Hakim di seluruh wilayah Indonesia. Sabtu, 16 Mei 2026.

banner 336x280

Berdasarkan laporan resmi per 14 Mei 2026, Presiden Prabowo Subianto secara resmi menginstruksikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, untuk membangun rumah jabatan/dinas bagi seluruh hakim di Indonesia

Langkah strategis ini dinilai sebagai bukti nyata kehadiran negara dalam menjaga marwah, wibawa, dan independensi para menegak hukum di pengadilan negeri maupun tinggi.

Fondasi Independensi dan Kesejahteraan Hakim

Pembangunan rumah dinas bagi para “wakil tuhan” di bumi ini bukan sekadar pemenuhan fasilitas fisik, melainkan aspek krusial yang berdampak langsung pada integritas peradilan.

Berikut adalah poin-poin utama mengapa kebijakan Presiden Prabowo ini patut diacungi jempol:

  • Menjaga Marwah dan Keamanan Hakim: Banyak hakim di daerah, terutama di pelosok, yang selama ini harus mengontrak rumah atau tinggal di fasilitas seadanya. Kondisi ini sangat rentan dari sisi keamanan dan potensi intervensi dari pihak-pihak yang berperkara. Rumah dinas yang layak dan terintegrasi akan memberikan perlindungan maksimal.
  • Mendorong Integritas dan Profesionalisme: Kesejahteraan dan fasilitas yang memadai merupakan benteng pertama dalam mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Ketika kebutuhan dasar dan keamanan tempat tinggal terpenuhi, hakim dapat fokus memutus perkara secara adil tanpa bayang-bayang kekhawatiran eksternal.
  • Pemerataan Fasilitas di Seluruh Indonesia: Komitmen mencakup “seluruh Indonesia” menegaskan bahwa perhatian pemerintah tidak lagi berpusat di Jawa (Jawa-sentris), melainkan menyentuh para hakim yang bertugas di zona-zona terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Sinergi Media dan Yudisial: Mengawal Komitmen

Sebagai wadah jurnalis yang berfokus pada lingkungan Mahkamah Agung, FORSIMEMA-RI menegaskan komitmennya untuk ikut serta mengawal realisasi proyek besar ini.

“Komitmen Presiden Prabowo adalah angin segar juga perubahan baik menuju integritas bagi dunia peradilan.

Namun, tugas kita bersama termasuk media adalah memastikan bahwa pembangunan 8.900 rumah dinas ini berjalan tepat sasaran, transparan, dan tanpa hambatan birokrasi yang berbelit,” ujar Ketua Umum FORSIMEMA.

Media memiliki peran krusial sebagai mata dan telinga publik untuk memastikan bahwa anggaran yang dikucurkan benar-benar mewujud menjadi bangunan yang layak pakai bagi para hakim di berbagai daerah, demi terwujudnya supremasi hukum yang bersih dan berwibawa.

Langkah Strategis ke Depan guna
menyukseskan program skala nasional ini, diperlukan sinergi yang kuat antara beberapa lini:

  • Mahkamah Agung: Menyediakan data pemetaan (mapping) prioritas wilayah yang paling membutuhkan rumah dinas secara akurat.
  • Kementerian PU / Instansi Terkait: Memastikan kualitas bangunan memenuhi standar kelayakan dan keamanan yang tinggi.
  • Masyarakat dan Media: Melakukan pengawasan partisipatif agar implementasi di lapangan bebas dari penyimpangan.

Langkah Tepat dari pemerintahan Presiden Prabowo ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan penegakan hukum di Indonesia, di mana para hakim dapat berdiri tegak, independen, dan tanpa ragu dalam menegakkan keadilan.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara harus hadir untuk menjamin kesejahteraan hakim sebagai benteng terakhir keadilan.

Penulis : Syamsul Bahri
Oleh. : M. Sukri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed