Cegah DBD Sejak Dini! MAN 1 Bogor Gelar Fogging Massal Demi Lingkungan Belajar yang Aman

Bogor, PENDIDIKAN38 Dilihat
banner 970x250

Cibinong Bogor | Expose Online.co.id

MAN 1 Bogor lakukan fogging menyeluruh di semua area madrasah pada 1 Agustus 2026. Langkah preventif ini untuk cegah penyebaran Demam Berdarah dan wujudkan madrasah sehat, aman dan nyaman.

banner 336x280

Antisipasi lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue, MAN 1 Bogor tidak mau kecolongan. Pada Ahad, 1 Agustus 2026, madrasah ini menggelar penyemprotan fogging secara massal di seluruh lingkungan sekolah.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari itu menyasar semua titik potensial perkembangbiakan nyamuk. Ruang kelas, taman, saluran air, halaman, hingga fasilitas penunjang lainnya disemprot habis. Proses fogging dipimpin oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana, Wahyu Ramadhan, bersama tim petugas yang sudah ditunjuk. Semua dilakukan sesuai standar prosedur keselamatan.

Kepala MAN 1 Bogor, Hj. Dian Kardinah, mengatakan kesehatan lingkungan adalah fondasi pendidikan berkualitas.
“Madrasah adalah rumah kedua bagi siswa. Tugas kami memastikan rumah ini aman, sehat, dan nyaman. Melalui fogging ini kami berikhtiar menciptakan budaya hidup sehat. Ini bagian dari komitmen kami membangun madrasah yang tidak hanya unggul akademik, tapi juga berkarakter,” tegasnya.

Lebih lanjut, Waka Sarpras Wahyu Ramadhan menekankan bahwa fogging hanyalah salah satu ikhtiar. Keberhasilan mencegah DBD sangat bergantung pada kesadaran bersama.

“Setelah fogging, PR kita adalah menjaga kebersihan. Mari kita terapkan 3M : Menguras, Menutup, dan Mengubur. Jangan ada genangan air dan tempat penampungan yang terbuka. Kalau semua warga madrasah peduli, kita bisa putus rantai penyebaran nyamuk,” ajaknya.

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen MAN 1 Bogor dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan berkelanjutan. Upaya tersebut sejalan dengan visi Kementerian Agama untuk menghadirkan lembaga pendidikan yang humanis, berkualitas, dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas. (Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *