Profil Ke-Empat Tim Juru Bicara Mahkamah Agung RI, Pada Acara Media Gathering di Media Center MA

DKI JAKARTA, MA55 Dilihat
banner 468x60

Oleh. : M. SUKRI

Jakarta | Expose Online.co.id

banner 336x280

Mahkamah Agung memiliki Tim Juru Bicara yang bertugas menyampaikan berbagai informasi, kebijakan, serta perkembangan penting di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya. Kamis, 11 Juni 2026.

Sebagai lembaga peradilan tertinggi di Indonesia, Mahkamah Agung tidak hanya menjalankan fungsi mengadili dan mengawasi jalannya peradilan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi yang akurat dan mudah dipahami kepada masyarakat. Dalam era keterbukaan informasi publik, komunikasi yang efektif menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

Untuk mendukung tugas tersebut, Mahkamah Agung memiliki Tim Juru Bicara yang bertugas menyampaikan berbagai informasi, kebijakan, serta perkembangan penting di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya. Tim ini menjadi salah satu garda terdepan dalam menjembatani komunikasi antara lembaga peradilan dengan masyarakat dan media massa.

Tim Juru Bicara Mahkamah Agung saat ini terdiri atas Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial Suharto, S.H., M.Hum., Ketua Kamar Pengawasan Prof. Dr. Yanto, S.H., M.H., dan Hakim Agung Kamar Perdata Dr. Heru Pramono, S.H., M.Hum. Dalam menjalankan tugasnya, tim ini juga didukung oleh Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung, Dr. Andi Julia Cakrawala, S.T., S.H., M.T., M.H.

Berikut profil singkat para anggota Tim Juru Bicara Mahkamah Agung.

1. Suharto, S.H., M.Hum. (Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial)

Suharto lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 13 Juni 1960. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana hukum di Universitas Jember pada 1984 dan meraih gelar Magister Hukum dari Universitas Merdeka Malang pada 2003.

Sebelum mencapai posisi puncak di Mahkamah Agung, ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Samarinda, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Makassar, hingga Panitera Muda Pidana Mahkamah Agung.

Suharto dilantik sebagai Hakim Agung pada 19 Oktober 2021. Pada awal 2023, ia dipercaya menjadi Juru Bicara Mahkamah Agung menggantikan Andi Samsan Nganro yang memasuki masa purnabakti. Pada 23 Oktober 2023, ia mendapat amanah sebagai Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung. Sebelum terpilih sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Suharto juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-Yudisial.

2. Prof. Dr. Yanto, S.H., M.H. (Ketua Kamar Pengawasan Mahkamah Agung)

Prof. Yanto lahir di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 21 Januari 1960. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di daerah kelahirannya sebelum melanjutkan studi hukum di Fakultas Hukum Universitas Janabadra Yogyakarta. Gelar Magister Hukum diperolehnya dari Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, sedangkan gelar doktor diraih dari Universitas Jayabaya Jakarta. Pada, 7 Februari 2025, ia dikukuhkan sebagai profesor (guru besar) dari Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Jawa Tengah

Karier yudisialnya dimulai sebagai Calon Hakim di Pengadilan Negeri Pekalongan pada 1992. Selanjutnya, ia bertugas sebagai hakim di sejumlah pengadilan negeri, antara lain Pengadilan Negeri Manna, Bengkulu, dan Jember. Kariernya terus berkembang dengan menjabat sebagai Wakil Ketua dan Ketua Pengadilan Negeri Tais, Ketua Pengadilan Negeri Bantul, Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, serta Wakil Ketua dan Ketua Pengadilan Negeri Sleman.

Prof. Yanto juga pernah menjabat Ketua Pengadilan Negeri Denpasar dan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang sekaligus membawahi Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Pengadilan Niaga, Pengadilan Hubungan Industrial, dan Pengadilan Hak Asasi Manusia. Setelah itu, ia dipercaya sebagai Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Denpasar, Panitera Muda Pidana Umum sekaligus Hakim Tinggi Yustisial Mahkamah Agung, hingga akhirnya dilantik sebagai Hakim Agung Kamar Pidana pada 2024. Lalu, pada 2026, Prof. Yanto dipercaya menduduki jabatan Ketua Kamar Pengawasan Mahkamah Agung.

3. Dr. Heru Pramono, S.H., M.Hum. (Hakim Agung Kamar Perdata Mahkamah Agung)

Heru Pramono lahir di Blitar, Jawa Timur, pada 19 November 1961. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum di Universitas Diponegoro pada 1985, Magister Hukum Bisnis di Universitas Islam Indonesia pada 2001, dan meraih gelar doktor dari universitas yang sama pada 2022.

Perjalanan kariernya di lingkungan peradilan ditandai dengan berbagai penugasan strategis pada pengadilan tingkat banding maupun tingkat pertama. Sebelum menjadi pimpinan pengadilan tinggi, ia pernah menjabat sebagai Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Medan dan Pengadilan Tinggi Jakarta.

Selanjutnya, Heru Pramono dipercaya sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Bengkulu, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin, Ketua Pengadilan Tinggi Jayapura, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, hingga Ketua Pengadilan Tinggi Tanjungkarang.

Pada 2024 ia diberi amanah sebagai Panitera Mahkamah Agung. Setahun setelahnya, ia dilantik menjadi Hakim Agung pada Kamis, 23 Oktober 2025.

4. Dr. Andi Julia Cakrawala, S.T., S.H., M.T., M.H. (Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung)

Andi Julia Cakrawala lahir di Takalar, Sulawesi Selatan, pada 5 Juli 1974. Ia memiliki latar belakang pendidikan multidisiplin yang memadukan bidang teknik dan hukum. Gelar Sarjana Pendidikan Teknik Elektro diraihnya dari Universitas Pancasila pada 1997, Magister Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung pada 2003, Sarjana Hukum dari Universitas Islam Attahiriyah pada 2009,

Magister Hukum dari Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta pada 2012, serta Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Padjadjaran pada 2015.

Kariernya di lingkungan Mahkamah Agung dimulai sebagai staf pada Pengadilan Negeri Bekasi pada 2009. Berbekal pengalaman di bidang hukum dan administrasi peradilan, ia kemudian dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, antara lain Hakim Yustisial pada Biro Hukum dan Humas Badan Urusan Administrasi, Kepala Bagian Perundang-Undangan pada Biro Hukum dan Humas,

Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok, serta Ketua Pengadilan Negeri Cirebon.

Saat ini, Andi Julia Cakrawala menjabat sebagai Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung. Dalam perannya tersebut, ia mendukung pelaksanaan fungsi komunikasi publik Mahkamah Agung, termasuk penguatan hubungan dengan media massa dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat. (M. Sukri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *