PGRI Kota Depok Ikuti Bimtek KTA Digital dan Bentuk PSLCC Pengembangan Kompetensi Guru

Depok, PENDIDIKAN81 Dilihat
banner 468x60

Depok | Exspose Online.co.id

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Depok Mengikuti Bimbingan Teknik (Bintek) KTA Digital dan bentuk PSLCC pengembang guru, giat ini upaya memperkuat transformasi organisasi berbasis digital.

banner 336x280

Salah satu langkah yang dilakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kartu Tanda Anggota (KTA) Digital, Kebendaharaan, Kesekretariatan, serta Pembentukan PGRI Smart Learning and Character Center (PSLCC),bertempat di Gedung PGRI Cilodong, Grand Depok City (GDC).Kamis (4/6/26).

Kegiatan tersebut diikuti oleh sekretaris, bendahara, serta pengurus seksi keanggotaan dan digitalisasi organisasi dari 11 cabang PGRI se-Kota Depok. Bimtek ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus dalam pengelolaan organisasi yang lebih profesional, akuntabel, dan berbasis teknologi digital.

Selain membahas implementasi KTA Digital dan tata kelola administrasi organisasi, kegiatan tersebut juga menghasilkan pembentukan PGRI Smart Learning and Character Center (PSLCC) Kota Depok, yang diharapkan menjadi pusat pengembangan kompetensi guru dan penguatan karakter pendidik di Kota Depok.

Ketua PGRI Kota Depok, Nisar Salim mengatakan transformasi digital merupakan sebuah keniscayaan yang harus direspons secara positif oleh seluruh jajaran organisasi, baik pengurus maupun anggota.

Menurutnya, perkembangan teknologi yang begitu cepat menuntut organisasi profesi untuk terus beradaptasi agar mampu memberikan pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan anggotanya.

“PGRI harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Seluruh pengurus dan anggota harus dapat menyesuaikan diri dengan era digitalisasi tanpa meninggalkan nilai-nilai integritas organisasi. Saya sangat mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat meningkatkan kualitas layanan organisasi sekaligus kompetensi guru,” ujar Nisar.

Sementara itu, Sekretaris PGRI Kota Depok, Dudung Badrujaman menjelaskan penerapan KTA Digital akan memberikan kemudahan dalam pengelolaan data keanggotaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota.

“Melalui digitalisasi keanggotaan, data anggota PGRI akan lebih tertata, akurat, dan mudah diakses. Hal ini menjadi langkah penting dalam memperkuat organisasi sekaligus mendukung berbagai program pengembangan profesi guru,” jelas Dudung.

Dalam kesempatan tersebut, Dudung juga menyampaikan pentingnya pembentukan PSLCC sebagai wadah kolaborasi dan pengembangan kapasitas guru di era digital.

PSLCC Kota Depok dirancang sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan karakter yang akan memfasilitasi berbagai kegiatan peningkatan kompetensi guru, seperti pelatihan, seminar, webinar, lokakarya, penguatan literasi digital, inovasi pembelajaran, serta berbagi praktik baik antarpendidik.

“Melalui PSLCC, kita dapat berkolaborasi menyelenggarakan berbagai kegiatan peningkatan kualitas guru, berbagi praktik baik pembelajaran, hingga mengadakan webinar bersama. Harapannya, guru-guru di Kota Depok semakin adaptif terhadap perkembangan pendidikan dan teknologi,” pungkasnya. (Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *