333 Siswa MAN 1 Bogor Antusias Ikuti BRUS Kemenag, Dibekali Ilmu Cegah Pernikahan Dini

Bogor, PENDIDIKAN88 Dilihat
banner 970x250

Kab. Bogor | Expose Onine.co.id

Sebanyak 333 siswa kelas XI MAN1 Bogor antusias mengikuti Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang digelar Seksi Urusan Agama Islam (Urais) dan Bina Syariah (Binsyar) Kementerian Agama Kabupaten Bogor, bertempat di Aula MAN 1 Bogor, Rabu (8/10/2026).

banner 336x280

Kegiatan tersebut menghadirkan materi seputar bimbingan pranikah bagi remaja usia sekolah sebagai bekal membangun keluarga yang matang.

Kepala Seksi Urais dan Binsyar Kemenag Kabupaten Bogor, H. Ade Janwarudin, menjelaskan pelaksanaan BRUS mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 1012 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Bimbingan Pranikah Remaja Usia Sekolah.

“Program ini diarahkan untuk memberikan pemahaman kepada remaja mengenai pentingnya mempersiapkan kehidupan berkeluarga sekaligus mencegah perkawinan anak. Kami ingin memberikan pemahaman dan sosialisasi tentang pencegahan kawin anak dan penguatan keluarga,” ujar Ade.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi bimbingan pranikah remaja yang disampaikan oleh narasumber Muhammad Sukron dan Syihabuddin. Materi diberikan sebagai bekal pengetahuan agar peserta memahami pentingnya kesiapan diri, tanggung jawab, serta perencanaan kehidupan sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung dengan keaktifan siswa dalam mengikuti rangkaian pembinaan.

Turut hadir Kepala Tata Usaha MAN 1 Bogor, Yuliati, Wakil Kepala Bidang Sarana, Wachyu Ramadhan, serta para wali kelas yang mendampingi siswa. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan madrasah terhadap program pembinaan remaja.

Kepala TU MAN 1 Bogor, Yuliati, menyampaikan apresiasi kepada Kemenag Kabupaten Bogor khususnya Seksi Urais dan Binsyar.

“Kami sangat berterima kasih dan bersyukur karena para murid mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat melalui kegiatan ini. Semoga pembinaan ini dapat menambah wawasan dan menjadi bekal bagi mereka untuk mempersiapkan masa depan dengan lebih baik,” ungkap Yuliati.

Kegiatan ini menjadi sinergi antara madrasah dan Kemenag dalam memberikan pendidikan yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kesiapan kehidupan sosial peserta didik. (Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *