Ketua Umum FORSIMEMA: Makna HUT Kemerdekaan RI ke-81 Adalah Moment Mawas Diri dan Menguatkan Kepekaan Kepedulian Antarsesama Anak Bangsa

Bogor80 Dilihat
banner 970x250

Jakarta | Expose Online.co.id

Momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun ini seyogianya tidak sekadar dirayakan secara seremonial, melainkan dihayati sebagai ruang perenungan mendalam (refleksi diri) serta momentum untuk mempererat solidaritas nasional. Senin, 17 Agustus 2026.

banner 336x280

Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung (FORSIMEMA), Syamsul Bahri menegaskan bahwa esensi kemerdekaan yang sesungguhnya di usia ke-81 tahun ini terletak pada sejauh mana seluruh elemen bangsa mampu mawas diri dan meningkatkan kepedulian sosial terhadap kondisi sesama.

“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah buah perjuangan para pahlawan. Memaknai usia ke-81 tahun Indonesia Merdeka, kita dituntut untuk melangkah lebih jauh dari sekadar perayaan fisik. Ini adalah momentum emas untuk renungan diri evaluasi atas kontribusi kita bagi negeri sekaligus mengasah kepekaan dan kepedulian sosial antar-anak bangsa,” ujar Ketum FORSIMEMA dalam keterangan resminya.

Beliau menyoroti bahwa di tengah dinamika global dan tantangan sosial-ekonomi yang ada, sikap saling peduli, tenggang rasa, dan gotong royong merupakan benteng utama dalam menjaga keutuhan NKRI.

Media massa dan insan pers juga diharapkan mengambil peran aktif sebagai perekat persatuan, penyebar narasi positif, serta penyambung aspirasi masyarakat.

Poin-Poin Utama Pesan Ketum FORSIMEMA:

Refleksi Kebangsaan: Menjadikan HUT RI ke-81 sebagai media evaluasi diri bagi seluruh komponen bangsa, baik pemerintah, insan pers, maupun masyarakat luas.

Penguatan Solidaritas : Menumbuhkan empati dan kepekaan sosial terhadap saudara-saudara sebangsa yang masih membutuhkan uluran tangan dan perhatian.

Peran Aktif Insan Press : Memperkuat komitmen media dalam menyebarkan informasi yang mengedukasi, menyejukkan, dan memperkokoh persatuan nasional.

Menjaga Warisan Kemerdekaan: Merawat kemerdekaan dengan karya nyata, integritas, dan kepedulian tanpa membeda-bedakan latar belakang.

Menutup pernyataannya, Ketua Umum FORSIMEMA mengajak seluruh insan media dan masyarakat Indonesia untuk terus merawat semangat kebersamaan. “Mari kita jadikan peringatan kemerdekaan ini sebagai titik balik untuk semakin peka, peduli, dan bergandengan tangan demi Indonesia yang lebih sejahtera, adil, dan bermartabat.”

Penulis : Syamsul Bahri

Ketum FORSIMEMA

Oleh. : M. Sukri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *