Wakil Wali Kota Depok Hadiri Pelantikan Pengurus PGPI Kota Depok Periode 2026–2031

Depok35 Dilihat
banner 468x60

Depok | Expose Online.co.id

Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah hadiri pelantikan Persatuan Gereja Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Kota Depok Periode 2026–2031, berlokasi di Gereja Kasih Anugerah City Blessing JB3, Selasa (28/4/26).

banner 336x280

Dalam pelantikan tersebut hadir pengurus gereja-gereja yang berada di bawah naungan PGPI Kota Depok.

Hadir Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, Camat Pancoran Mas, dan lurah setempat, serta pimpinan aras gereja, yakni: PGLII, ADVENT, BAPTIS, dan PGIS, sebagai penyelenggara Kristen Kementerian Agama Kota Depok.

Dalam acara tersebut, Pendeta Steve Hutabarat, SE, MPM, resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus PGPI Kota Depok Periode 2026–2031.

Kepengurusan baru PGPI mengemban misi menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Saya dengan seluruh pengurus bersatu untuk melayani gereja, kata Steve Hutabarat dalam sambutannya.

“Dia menegaskan bahwa kepemimpinan ini adalah panggilan rohani yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.”

Tanggung jawab, integritas, dan semangat melayani.

“Pentingnya PGPI menjadi wadah pemersatu gereja-gereja, memperkuat pelayanan serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat Kota Depok.”

Ia berharap seluruh pengurus tetap menjaga kesatuan dan persatuan, bekerja dengan satu hati.

Steven menyebut firman Tuhan dalam Efesus 4:3 serta mendorong kepemimpinan yang kolaboratif dan responsif terhadap tantangan zaman, termasuk isu sosial ekonomi dan pembinaan generasi muda, ungkap Steven Hutabarat.

Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, pemerintah Kota Depok menyambut baik apresiasi atas terselenggaranya pelantikan pengurus baru PGPI Kota Depok.

“PGPI merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera, serta mendorong agar PGPI berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah seperti makan bergizi gratis, koperasi Merah Putih, serta peningkatan kualitas pendidikan,”.

Ia berharap kolaborasi antara gereja dan pemerintah sangat penting agar tidak ada masyarakat, khususnya anak-anak, yang terlantar dalam akses pendidikan maupun kesejahteraan. (Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *