Hadiri Konfercab XXII GMNI Bogor, DPRD Ajak Mahasiswa Kawal Isu Kerakyatan

Bogor, DPRD126 Dilihat
banner 468x60

Kota Bogor | Expose Online.com

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata, menghadiri pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) XXII DPC GMNI Bogor yang digelar di Aula Serbaguna DPRD Kota Bogor, Jumat 13 Maret 2026. Dalam kesempatan tersebut, Dadang menekankan pentingnya peran pemuda dalam mengawal isu kerakyatan di Kota Hujan.

banner 336x280

​Kegiatan yang mengusung tema “Regenerasi Kepemimpinan GMNI Bogor dalam Membangun Arah Gerakan yang Progresif dan Revolusioner” ini menjadi momentum bagi organisasi mahasiswa tersebut untuk mengevaluasi sekaligus menentukan arah perjuangan ke depan.

​Dalam sambutannya, Dadang Iskandar Danubrata menyatakan bahwa lembaga legislatif selalu terbuka dan mendukung penuh gerakan kepemudaan yang memiliki visi progresif.

Menurutnya, pemikiran segar dari mahasiswa sangat dibutuhkan sebagai penyeimbang kebijakan pemerintah.

​”Kami selalu mendukung setiap gerakan pemuda yang luar biasa progresif. Kami pun senantiasa membutuhkan masukan dari anak-anak muda, karena mereka penuh dengan pemikiran yang segar (fresh),” ujar Dadang.

​Politisi PDI Perjuangan ini juga mengakui bahwa dinamika di lapangan terkadang membuat para pemangku kebijakan luput terhadap persoalan mendasar di masyarakat. Di sinilah, menurutnya, peran GMNI menjadi penting.

Pria yang akrab disapa Kang DID ini pun berharap Konfercab XXII ini berjalan lancar tanpa hambatan. Ia berpesan agar perbedaan pendapat yang terjadi selama forum tetap berada dalam koridor demokrasi yang sehat.

​”Harapan saya, GMNI Kota Bogor akan terus kompak, bersatu, dan bersinergi dengan Pemerintah Kota Bogor untuk membangun kota yang lebih baik ke depannya,” tegas Kang DID.

​Senada dengan DPRD, Wakil Walikota Bogor, Jenal Mutaqin, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Konfercab ini.

Orang nomor dua di Kota Bogor ini menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sangat terbuka terhadap kritik dan saran dari organisasi kepemudaan (OKP).

​”Pemerintah Kota Bogor senantiasa menyambut baik keberadaan OKP, apapun bentuk dan bidangnya, selama tujuannya adalah kebaikan dan kemajuan kota. Kami sangat terbuka terhadap forum diskusi,” kata Jenal.

​Ia juga menekankan bahwa ke depan, tidak boleh ada lagi hambatan komunikasi antara mahasiswa dan pimpinan daerah. Ia meminta mahasiswa untuk tidak segan menyampaikan aspirasi secara langsung.

​”Jangan sungkan untuk menemui saya sebagai Wakil Walikota. Pintu kami terbuka lebar,” imbuhnya.

​Sementara itu, Ketua DPC GMNI Bogor, Yunandra Sowakil, menjelaskan bahwa periode kepengurusan 2024-2026 telah melewati berbagai tantangan politik nasional.

Ia menegaskan bahwa Konfercab ini bukanlah akhir, melainkan awal dari penguatan ideologi Marhaenisme di Bogor.

​Ketua Pelaksana Konfercab XXII, Slamet Supriyanto, menambahkan bahwa regenerasi kepemimpinan ini sangat penting untuk menjawab tantangan sosial, politik, dan ekonomi yang kian dinamis.

​”Dibutuhkan kepemimpinan baru yang progresif dan revolusioner, yang mampu membaca dinamika sosial serta berani melakukan perubahan nyata bagi masyarakat,” pungkas Slamet. (Irfan Lubis)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *