SMKN 1 Karawang Gandeng Industri Lokal dan Internasional, Targetkan Lulusan Siap Kerja 2026

banner 468x60

Karawang | Expose Online.co.id

SMK Negeri (SMKN) 1 Karawang terus memperkuat peran strategisnya dalam menyiapkan lulusan siap kerja melalui kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), baik di tingkat lokal maupun internasional. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang digelar pada Rabu (28/1/2026).

banner 336x280

Penandatanganan MoU berlangsung di Aula SMKN 1 Karawang dan dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, jajaran Pemerintah Kabupaten Karawang, perwakilan perusahaan mitra industri, serta unsur pendidikan.

Humas SMKN 1Karawang, Ahmad Rosa, mengatakan kerja sama ini berfokus pada penyelarasan kurikulum pendidikan vokasi dengan kebutuhan nyata industri. Selain itu, kolaborasi tersebut juga membuka peluang penyerapan tenaga kerja secara langsung bagi lulusan SMKN 1 Karawang.

“Kerja sama ini bukan sekadar seremonial. Kami memastikan adanya sinkronisasi kurikulum, peningkatan kompetensi siswa, hingga komitmen industri dalam merekrut lulusan SMKN 1 Karawang,” ujar Ahmad Rosa.

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, program magang industri bagi siswa dijadwalkan mulai berjalan pada Maret 2026. Program ini diharapkan mampu memberikan pengalaman kerja nyata sekaligus meningkatkan kesiapan siswa sebelum terjun ke dunia industri.

Tak hanya itu, SMKN 1 Karawang juga menggandeng Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat dalam pemanfaatan aplikasi digital pencari kerja. Inisiatif ini ditujukan untuk mempermudah akses informasi lowongan pekerjaan bagi siswa kelas akhir maupun alumni.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sambutannya mengapresiasi langkah proaktif SMKN 1 Karawang dalam membangun konsep link and match antara pendidikan vokasi dan industri. Menurutnya, keterlibatan industri sejak proses pendidikan menjadi kunci utama dalam menekan angka pengangguran lulusan SMK.

“SMKN 1 harus menjadi jembatan langsung menuju dunia kerja. Apa yang dilakukan SMKN 1 Karawang sudah berada di jalur yang tepat karena industri dilibatkan sejak awal proses pendidikan,” kata Dedi Mulyadi.

Ia menambahkan, kolaborasi pendidikan dan industri akan memastikan lulusan memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Langkah strategis SMKN 1 Karawang ini diharapkan mampu mempercepat transisi lulusan ke dunia kerja sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing global. (Suryaman)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *