SDN Cipayung 4 Depok Dibobol Maling, Delapan Infokus dan Laptop Raib

Depok, Pencurian88 Dilihat
banner 970x250

Depok | Expose Online.co.id

Aksi pencurian menyasar SDN Cipayung 4 yang berlokasi di Jalan Cendana, Kampung Pulo, Kecamatan Cipayung, Kota Depok. Sejumlah barang elektronik dan uang tunai dilaporkan hilang setelah sejumlah ruangan sekolah dibobol pelaku pada Senin (2/11/2026) dini hari.

banner 336x280

Akibat kejadian tersebut, pihak sekolah mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp60 juta. Barang-barang yang hilang di antaranya delapan unit infokus, satu laptop, satu perangkat amplifier atau mixer audio, serta sejumlah uang tunai.

Bendahara SDN Cipayung 4, Yeni Sumianti, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah yang melihat sejumlah ruangan dalam kondisi terbuka.

Penjaga sekolah kemudian menghubungi pihak guru untuk memberitahukan kondisi ruang kepala sekolah, ruang tata usaha, dan ruang guru yang diduga telah dibobol.

Setelah dilakukan pengecekan, sejumlah pintu ditemukan mengalami kerusakan akibat bekas congkelan. Kondisi di dalam ruangan juga berantakan, termasuk loker, lemari, dan laci meja yang dibuka secara paksa.

Berdasarkan keterangan pihak sekolah, pelaku turut menutupi kamera pengawas (CCTV) menggunakan tanah serta memutus kabel aliran listrik untuk menghambat pemantauan.

Pihak sekolah kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Petugas dari Polsek hingga Polres Metro Depok telah mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Hendra Kurniawan, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi dan melibatkan anjing pelacak untuk menelusuri jejak pelaku.

Berdasarkan dugaan sementara, pelaku masuk ke area sekolah dengan cara memanjat tembok pagar, kemudian mencongkel pintu sejumlah ruangan serta tempat penyimpanan barang.

Peristiwa tersebut turut berdampak pada kegiatan belajar mengajar. Pasalnya, sebagian besar perangkat infokus yang biasa digunakan sebagai sarana pendukung pembelajaran telah hilang.

Pihak sekolah berharap kasus tersebut segera terungkap dan barang-barang yang hilang dapat ditemukan kembali, sehingga fasilitas penunjang pendidikan dapat kembali digunakan secara optimal.

Sementara itu, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku pencurian tersebut. (Irfan Lubis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *