DLHK Depok Akui TPA Cipayung Overload Sejak 2020, Janji Groundbreaking RDF Akhir Tahun dan Gencarkan Pilah Sampah Hulu

Depok, Lingkungan13 Dilihat
banner 970x250

Depok | Expose Online.co.id

Tumpukan sampah setinggi 30 meter di TPA Cipayung setelah tekena banjir Bulak Barat 30 Oktober 2026 mengungkap kondisi kritis Tempat Pembuangan Akhir kebanggaan Kota Depok tersebut.

banner 336x280

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Reni, ketika dikonfirmasi Selasa (3/11/26) mengakui TPA Cipayung sudah overload sejak 2020 dan desainnya habis sejak 2016.

Menjawab keluhan warga soal banjir, Reni menegaskan pihaknya tak tinggal diam. “Untuk banjir kami cegah sampah ke sungai, dan itu kami lakukan secara terus menerus juga,” ujarnya.

Ia menjelaskan kunci mencegah banjir bukan hanya di TPA. “Untuk mencegah banjir kuncinya selain perbaikan tata kelola di TPA dengan capping dll, hulunya yang harus dibenahi, pengurangan sampah di hulu harus optimal supaya sampah masuk ke TPA semakin berkurang,” tegasnya.

Terkait mangkraknya proyek RDF 1000 ton yang dijanjikan sejak 2021, Reni memastikan akan segera dibangun. “Groundbreaking di akhir tahun ini, sekarang masih proses penyelesaian perizinan dan sosialisasi,” katanya.

Saat ini, lanjut dia, DLHK gencar menggugah kesadaran warga. “Itu yang saat ini sedang gencar kami lakukan, menggugah masyarakat untuk mulai memilah dengan edukasi, sosialisasi dll,” tutupnya.

Warga berharap janji tersebut terealisasi, mengingat risiko longsor sampah dan pencemaran air tanah kian nyata. (Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *