Belajar Empati Dari Bencana NTT Siswa SDN Pancoran Mas 1 Galang Donasi 

Depok, PENDIDIKAN141 Dilihat
banner 970x250

Depok | Expose Online.co.id

Nilai kepedulian dan empati ditanamkan sejak dini di SDN Pancoran Mas 1. Sekolah ini menggelar aksi penggalangan donasi untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Rabu (16/9/26).

banner 336x280

Aksi kemanusiaan yang melibatkan seluruh warga sekolah tersebut berlangsung selama 12 hari, pada 29 Agustus hingga 9 September 2026. Total donasi yang terkumpul mencapai Rp1.510.000.

Kepala SDN Pancoran Mas 1, Iis Gustini, mengatakan penggalangan dilakukan oleh peserta didik dengan pendampingan guru agama dan guru kelas. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu meringankan beban korban, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin melatih kepedulian dan empati anak -anak.mereka belajar bawa ketika ada saudara kita yang terkena musibah ,kita bisa membantu sesuai degan kemampuan yang kita miliki Kata

Menurutnya, keterlibatan langsung siswa dalam aksi sosial memberi pengalaman nyata tentang pentingnya membantu sesama. Kepedulian bisa diwujudkan melalui tindakan sederhana sesuai degan kemampuan yang kita miliki ucap Lis.

Selain empati, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial sejak usia dini.

Setelah penggalangan selesai, dana donasi disetorkan pada 10 September 2026 melalui PGRI Kecamatan Pancoran Mas untuk selanjutnya disalurkan kepada korban bencana.

“Semoga donasi yang terkumpul ini bisa bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Ini juga menjadi sarana edukasi bagi peserta didik agar memahami pentingnya gotong royong dan kebersamaan,” ujarnya.

Dalam acara ini mendapat sambutan respon dari para siswa-siswi serta orang tua murid adannya penggalangan donasi merupakan   pendidikan dan pengalaman yang harus di apresiasi selain dari itu, pembelajaran ini yang harus di tanamkan sejak dini yang nilainya sangat berharga bagi anak ujar salah satu orang siswa yang mengikuti acara tersebut. (Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *