Pamijahan Bogor | Expose Online.co.id
Pemerintah Desa Cibitung Wetan Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Khusus untuk menetapkan daftar calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Cibitung Wetan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, pada Selasa (31/3/2026).
Musdes ini merupakan pelaksanaan dari Permendes Nomor 13 Tahun 2023 mengenai prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2026, khususnya terkait program BLT yang ditujukan untuk mendukung masyarakat kurang mampu.
Acara dihadiri oleh PLT Camat Pamijahan Suparman, Babinsa, Bhabinkamtibmas, MUI, Pendamping Lokal Desa, Kepala Desa beserta perangkatnya, BPD, berbagai lembaga kemasyarakatan desa, para Ketua RT dan RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam arahannya, PLT Camat Pamijahan menegaskan bahwa penetapan KPM BLT-DD wajib dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Kepala Desa setiap tahun. Ia juga mengingatkan bahwa penerima BLT-DD tidak diperbolehkan menerima bantuan sosial lain agar tidak terjadi tumpang tindih. Jika terdapat pengurangan jumlah KPM, maka Dana Desa bisa dialihkan untuk kegiatan lain sesuai aturan.
Musyawarah yang dipimpin oleh Ketua BPD itu menghasilkan keputusan bahwa sebanyak 30 warga ditetapkan sebagai penerima BLT-DD Tahun 2026, setelah melalui proses verifikasi dan validasi sesuai indikator serta kriteria yang ditetapkan.
Kepala Desa Cibitung Wetan, Kamaludin, menyampaikan bahwa penetapan calon penerima dilakukan dengan menyelaraskan data dan ketentuan yang berlaku sehingga bantuan benar-benar diberikan kepada warga yang memenuhi syarat.
“Semoga keputusan ini dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Hasil Musdes Khusus tersebut akan dituangkan dalam Peraturan Kepala Desa tentang penetapan Keluarga Penerima Manfaat BLT-DD Tahun 2026. Seluruh keputusan diambil melalui musyawarah mufakat sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa. (Irfan Lubis)









