Usai Antarkan Orderan, Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob

banner 468x60

Bogor | Expose Online.co.id

Dua pengemudi ojek online (ojol) menjadi korban setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami patah kaki.

banner 336x280

Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.25 WIB di dekat SPBU Jalan Lamper Benhil, saat situasi demonstrasi di kawasan Pejompongan memanas. Menurut keterangan saksi, korban hendak menepi ketika rantis jenis Barracuda melaju kencang. Namun naas, kendaraan tersebut menabrak hingga menyeret pengemudi ojol sebelum akhirnya terlindas.

Mobil Rantis sempat berhenti sejenak usai kejadian, lalu kembali melanjutkan perjalanan. Insiden itu memicu kemarahan massa yang kemudian berusaha mengejar kendaraan Brimob tersebut.

“Kata temen-temen ojol lainnya, korban ini lagi mau nganterin orderan ke rumah warga di kawasan Benhil. Mungkin karena dia nggak bisa lewat, akhirnya berhenti di situ dulu dan akhirnya kena mobil itu,” pungkas Abdul.

Korban segera dievakuasi oleh rekan sesama ojol dan warga sekitar ke rumah sakit. Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI), Lily Pujiati, menyebut korban meninggal bernama Affan Kurniawan, sementara korban selamat bernama Moh Umar Amarudin yang mengalami patah kaki.

“Korban meninggal dunia di RSCM, sementara korban patah kaki mendapat perawatan di RS Pelni,” ujar Lily.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf atas insiden ini. Ia memastikan sudah memerintahkan investigasi cepat, termasuk pemeriksaan internal oleh Divisi Propam.

“Saya menyesali peristiwa ini dan menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya. Saat ini langkah investigasi sedang dilakukan,” kata Listyo, Kamis malam (28/8).

Peristiwa ini memicu gelombang protes dari pengemudi ojol. Puluhan driver mendatangi Markas Komando Brimob Polda Metro Jaya di Kwitang, Jakarta Pusat, tak lama setelah kejadian. Hingga Jumat (29/8) dini hari pukul 03.00 WIB, massa masih bertahan di sekitar markas Brimob. (Irfan Lubis)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *